Friday, September 23, 2016

Konfigurasi Dynamic NAT pada Cisco Packet Tracer

Posted by YUSUF RICKY on 03:57 in | No comments
Konfigurasi Dynamic NAT pada Cisco Packet Tracer

Assalamualaikum wr wb.

A.Pengertian
  NAT (Network Address Translation) adalah sebuah proses pemetaan alamat IP dimana perangkat jaringan komputer akan memberikan alamat IP public ke perangkat jaringan local sehingga banyak IP private yang dapat mengakses IP public.

  Dengan kata lain NAT akan mentranslasikan alamat IP sehingga IP address pada jaringan local dapat mengakses IP public pada jaringan WAN. NAT mentranslasikan alamat IP private untuk dapat mengakses alamat host di internet dengan menggunakan alamat IP public pada jaringan tersebut. Tanpa hal tersebut (NAT) tidak mungkin IP private pada jaringan local bisa mengakses internet. IP local digunakan hanya untuk jaringan local saja , sedangkan IP Public digunakan secara umum,IP Public inilah yang digunakan untuk berkomunikasi di dunia internet karena dapat diakses dari mana pun.

B.Latar Belakang
  NAT (Network Address Translation) pada jaringan komputer berfungsi sebagai translasi alamat IP public ke alamat IP private atau sebaliknya sehingga dengan adanya NAT ini setiap komputer pada jaringan LAN dapat mengakses internet dengan

C.Alat Alat
  • Pc/Laptop
  • Cisco Packrt Tracer
D.Langkah Langkah
1. Pertama - tama buat topologi seperti berikut.

2. Selanjutnya konfigurasi IP Address dari semua perangkat sesuai dengan topologi diatas.


Laptop0

PC0


R1:
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 199.199.199.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#int fa0/1
Router(config-if)#ip add 192.168.24.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#

R2 :
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip add 199.199.199.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#

3. Kemudian kita konfigurasi Dynamic NAT nya pada R1.

Router(config)#ip nat pool ricky 199.199.199.2 199.199.199.2 netmask 255.255.255.0
Router(config)#access-list 1 permit 192.168.24.0 0.0.0.255
Router(config)#ip nat inside source list 1 pool ricky
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip nat outside
Router(config-if)#int fa0/1
Router(config-if)#ip nat inside
Router(config-if)#ex

Keterangan :

  • IP
199.199.199.2==yg pertama adalah IP Public awal

  • IP
199.199.199.2==yg kedua adalah IP Public akhir , karena kita menggunakan 1 IP Public maka kita masukan awal dan akhirnya sama.

  • pool ricky
 penamaan dari range IP Publicnya, bisa diisi dengan nama yang lain.

4. Setelah itu coba lakukan test ping dari PC maupun Laptop ke Router 2.Maka hasilnya hanya ada satu saja yang berhasil,yang satunya gagal. 

PC0 berhasil
Laptop0 gagal

Mengapa yang satu kok gagal ?? karena fungsi dari Dynamic itu sendiri adalah jumlah IP Public harus sama dengan IP Private, sedangkan dalam topologi diatas kita hanya memiliki 1 IP Public maka hanya IP Private saja yang bisa di translate.

E.Refrensi :
  • http://www.teorikomputer.com/2016/01/pengertian-dan-fungsi-nat-network.html
  • Ebook MODUL CISCO IDN.pdf
Wassalamualaikum wr wb.

0 comments:

Post a Comment